TRAINING ONLINE STATISTIK KECELAKAAN KERJA

TRAINING ONLINE STATISTIK KECELAKAAN KERJA

training

DESKRIPSI TRAINING WEBINAR PENGENALAN STATISTIK KECELAKAAN KERJA

Perhitungan kecelakaan kerja adalah hal yang fundamental dalam dunia

keselamatan dan kesehatan kerja karena tujuan utama dari keselamatan

dan kesehatan kerja adalah pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat

kerja. Dengan menghitung kecelakaan kerja, kita bisa

menghitung lagging indicator berupa Indikator yang menunjukkan

performa K3 di masa lalu.

Di Indonesia, peraturan keselamatan dan kesehatan kerja terkait dengan

kecelakaan diatur dalam 4 peraturan berikut:

1. Per Menaker No. Per.25/MEN/XII/2008 tentang Pedoman Diagnosis dan

Penilaian Cacat Karena Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja

2. Per Menaker No. Per.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama

Pada Kecelakaan di Tempat Kerja

3. Permenaker RI No. Per-03/MEN/1998 tentang Tata Cara Pelaporan dan

Pemeriksaan Kecelakaan

4. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia

Nomor 609 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyelesaian Kasus Kecelakaan

Kerja Dan Penyakit Akibat Kerja

5. Permenaker No. Per-01/Men/I/2007 Tentang Pedoman Pemberian

Penghargaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)

Dari 5 peraturan di atas, tidak ada yang membahas detail mengenai

klasifikasi kecelakaan dan bagaimana cara menghitung statistik

kecelakaan kerja. Namun, Permenaker No. Per-01/Men/I/2007 setidaknya

memberikan definisi terkait dengan kecelakaan kerja hilang waktu

berupa :

“Kecelakaan kerja yang menghilangkan waktu kerja apabila kecelakaan

yang menyebabkan seorang pekerja tidak dapat melakukan pekerjaannya

telah terjadi kecelakaan kerja selama 2 x 24 jam�

Oleh karena minimnya referensi penghitungan kecelakaan kerja di

Indonesia, banyak praktisi keselamatan kerja yang menggunakan

referensi negara lain untuk menghitung kecelakaan kerja di Indonesia.

OSHA Log 300

Salah satu referensi perhitungan angka kecelakaan yang paling banyak

digunakan oleh praktisi adalah OSHA Log 300 yang dibuat oleh

Occupational Safety and Health Administration Amerika Serikat. OSHA

Log 300 ini berupa form untuk mencatat luka dan penyakit akibat kerja.

Sebuah kecelakaan atau penyakit dikategorikan sebagai kecelakaan atau

penyakit akibat kerja jika sebuah kejadian atau pajanan di tempat

kerja menyebabkan bertambah buruknya kondisi awal sebelum terjadinya

kejadian baik kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja. Tempat kerja

termasuk pada tempat-tempat dimana 1 atau beberapa pekerja sedang

berada karena perintah pekerjaan.

Tingkatan kecelakaan yang diatur dalam OSHA Log 300 adalah :

1. FIRST AID

First Aid adalah kecelakaan di mana mencakup jenis-jenis kecelakaaan

berikut :

* Menggunakan obat non resep dengan kekuatan dosis yang tidak

diresepkan

* Mendapatkan imunisasi tetanus

* Membersihkan luka di permukaan kulit

* Menggunakan pelindung kulit (plester, bandage, gauze pads)

* Menggunakan terapi air panas atau air dingin

* Menggunakan penopang tubuh yang tidak tetap seperti perban,

penopang tulang belakang yang non rigid, elastic bandage

* Menggunakan alat pembatas gerak yang sementara ketika memindahkan

korban seperti tali, pendukung leher, atau papan tulang belakang

* Drilling kuku jari untuk menghilangkan tekanan, atau mengeluarkan

cairan dari luka lepuh

* Menggunakan penutup mata

* Menggunakan aliran air atau kapas basah untuk memindahkan kotoran

yang masuk ke dalam mata atau bagian tubuh lain selain mata

2. MEDICAL TREATMENT

Medical Treatment adalah kecelakaan yang membutuhkan pertolongan

lebih lanjut dari petugas medis. Medical Treatment ini lebih parah

daripada kasus First Aid yang telah disebutkan di atas. Medical

Treatment termasuk memberikan perawatan medis kepada pasien dengan

tujuan untuk mengatasi penyakit atau cidera. Kriteria Medical

Treatment ini tidak termasuk kecelakaan yang telah disebutkan dalam

First Aid dan tidak juga masuk ke dalam kecelakaan yang membuat

pekerja harus meninggalkan pekerjaannya selama beberapa hari.

3. RESTRICTED WORK

Restricted Work (Larangan Bekerja) terjadi karena kecelakaan atau

penyakit, di mana pemberi kerja ataupun petugas medis memberikan

rekomendasi untuk melarang pekerja kembali melakukan pekerjaan rutin

mereka yang telah dijadwalkan sebelum kecelakaan terjadi. Perhitungan

Restricted Work ini wajib dilaporkan ke OSHA dengan memulai

perhitungan sejak 1 hari setelah kecelakaan sampai maksimum 180 hari

kerja.

Tingkatan kecelakaan yang dijelaskan di atas ini mungkin saja berbeda

di setiap organisasi atau perusahaan mengingat adanya perbedaan

resiko, manajemen atau regulasi yang berlaku.

OSHA Log 300 juga memberikan penjelasan mengenai penghitungan

statistik kecelakaan yang meliputi :

* OSHA Recordable Incident Rate

* Severity Rate

Menimbang cukup kompleknya materi pelatihan Statistik Kecelakaan Kerja ini bagi peserta, dibutuhkan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta tidak menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

TUJUAN TRAINING PRINSIP DASAR STATISTIK KECELAKAAN KERJA UNTUK PRAKERJA

Dengan mengikuti pelatihan Statistik Kecelakaan Kerja Peserta dapat berbagi pengetahuan / sharing knowledge mengenai Statistik Kecelakaan Kerja dengan peserta dari perusahaan lain yang bergerak di bidang Statistik Kecelakaan Kerja

MATERI pelatihan pengenalan Statistik Kecelakaan Kerja online Zoom

Studi Kasus / Praktek pemecahan masalah Statistik Kecelakaan Kerja

METODE pelatihan prinsip dasar Statistik Kecelakaan Kerja online Zoom

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

Pre test dan post test

Metode Training Statistik Kecelakaan Kerja dapat menggunakan fasilitas training zoom atau training online, dan bisa juga training offline atau training tatap muka.

INSTRUKTUR pelatihan pendataan kecelakaan kerja online Zoom

Instruktur yang mengajar pelatihan Statistik Kecelakaan Kerja ini adalah instruktur yang berkompeten di bidang Statistik Kecelakaan Kerja baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

PESERTA

Peserta yang dapat mengikuti training Statistik Kecelakaan Kerja ini adalah staff sdm atau karyawan yang ingin mendalami bidang Statistik Kecelakaan Kerja .

Karena kompleksnya pelatihan ini, maka dibutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif melalui sebuah training. Dan menjadi sebuah kebutuhan akan training provider yang berpengalaman di bidangnya agar tidak membuat peserta menjadi cepat bosan dan jenuh dalam mendalami bidang teknik ini.

Jadwal Pelatihan Gemilang Training Tahun 2026 :

· 7 – 8 Januari 2026

· 11 – 12 Februari 2026

· 4 – 5 Maret 2026

· 8 – 9 April 2026

· 6 – 7 Mei 2026

· 10 – 11 Juni 2026

· 10 – 11 Juni 2026

· 5 – 6 Agustus 2026

· 9 – 10 September 2026

· 14 – 15 Oktober 2026

· 4 – 5 November 2026

· 2 – 3 Desember 2026

Investasi dan Lokasi pelatihan:

· Yogyakarta, Hotel Neo Malioboro (7.500.000 IDR participant)

· Jakarta, Hotel Amaris Tendean (7.500.000 IDR participant)

· Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (7.500.000 IDR participant)

· Bali, Hotel Ibis Kuta(7.500.000 IDR participant)

· Surabaya, Hotel Amaris, Ibis Style (7.500.000 IDR participant)

· Lombok, Sentosa Resort (7.500.000 IDR participant)

· Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas :

· FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput HotelBandaraStasiunTerminal)

· FREE Akomodasi Peserta ke tempat pelatihan .

· Module Handout

· FREE Flashdisk

· Sertifikat

· FREE Bag or bagpackers (Tas Training)

· Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)

· 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner

· FREE Souvenir Exclusive

· Training room full AC and Multimedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *