TRAINING SURVEILANS KESEHATAN PEKERJA

Daftar Isi

TRAINING SURVEILANS KESEHATAN PEKERJA

Deskripsi

Surveilans Kesehatan Pekerja merupakan pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan pemantauan kesehatan pekerja secara sistematis guna mendeteksi dini risiko kesehatan akibat pekerjaan serta mendukung program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Menurut World Health Organization (WHO), jutaan pekerja setiap tahun mengalami penyakit dan cedera yang berkaitan dengan pekerjaan.

Mengapa pelatihan ini penting?

Pelatihan ini penting karena paparan bahaya fisik, kimia, biologis, ergonomi, maupun psikososial di tempat kerja dapat berdampak pada kesehatan pekerja apabila tidak dipantau secara berkala. Program surveilans kesehatan yang efektif membantu perusahaan memenuhi regulasi K3 sekaligus mengurangi risiko penyakit akibat kerja.

Melalui Pelatihan Surveilans Kesehatan Pekerja ini, peserta akan mempelajari konsep surveilans kesehatan pekerja, identifikasi bahaya kesehatan kerja, hingga penyusunan program tindak lanjut. Dengan kompetensi tersebut, peserta mampu mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat, aman, dan produktif.

Tujuan

  1. Memahami konsep dan prinsip surveilans kesehatan pekerja.
  2. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi faktor risiko kesehatan di tempat kerja.
  3. Mengembangkan keterampilan melaksanakan program surveilans kesehatan.
  4. Meningkatkan kemampuan menganalisis dan melaporkan data kesehatan pekerja.
  5. Mendukung penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara efektif.

Dengan mengikuti Training Kesehatan Kerja ini, diharapkan peserta mampu merancang dan melaksanakan program surveilans kesehatan yang sistematis, mendukung pencegahan penyakit akibat kerja, serta meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja.

Materi

  1. Fundamentals of Occupational Health Surveillance
  2. Occupational Health Hazards Identification
  3. Occupational Disease Prevention
  4. Medical Examination Programs
  5. Workplace Exposure Monitoring
  6. Occupational Health Data Management
  7. Analysis of Occupational Health Trends
  8. Occupational Health Reporting System
  9. Follow-Up and Corrective Action Planning
  10. Case Study and Occupational Health Surveillance Implementation

Pelatihan Surveilans Kesehatan Pekerja

Peserta

Training Occupational Health Surveillance ini cocok untuk diikuti peserta dari kalangan :

  1. Dokter Perusahaan
  2. Perawat Perusahaan
  3. HSE (Health, Safety, and Environment) Officer
  4. Human Resources (HR) Manager
  5. Occupational Health Officer

Metode

Pelatihan ini disampaikan melalui metode yang interaktif dan aplikatif, menggabungkan pemaparan materi oleh instruktur berpengalaman, diskusi kelompok untuk mendalami konsep, serta simulasi dan studi kasus yang memungkinkan peserta memahami penerapan langsung dalam dunia kerja. Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoretis tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

Instruktur

Training Penyakit Akibat Kerja akan dipandu oleh instruktur berpengalaman yang memiliki keahlian di bidang Occupational Health, Industrial Hygiene, Occupational Medicine, Health Surveillance, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Instruktur berasal dari kalangan dokter spesialis kedokteran okupasi, praktisi K3, konsultan kesehatan kerja, akademisi, dan profesional yang berpengalaman dalam penerapan program kesehatan kerja di berbagai sektor industri.

Jadwal Pelatihan Info Training Jakarta Tahun 2026

  • Batch 1 : 7 – 8 Januari 2026
  • Batch 2 : 11 – 12 Februari 2026
  • Batch 3 : 4 – 5 Maret 2026
  • Batch 4 : 8 – 9 April 2026
  • Batch 5 : 6 – 7 Mei 2026
  • Batch 6 : 10 – 11 Juni 2026
  • Batch 7 : 8 – 9 Juli 2026
  • Batch 8 : 5 – 6 Agustus 2026
  • Batch 9 : 9 – 10 September 2026
  • Batch 10 : 14 – 15 Oktober 2026
  • Batch 11 : 4 – 5 November 2026
  • Batch 12 : 2 – 3 Desember 2026

Catatan : Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta pelatihan.

                Temukan potensimu yang belum tergali. Daftar sekarang!

Investasi dan Lokasi Training

Beberapa kota dan lokasi hotel yang pernah menjadi tempat pelatihan, antara lain:

  • Jakarta (6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung (6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya (7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar (7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / participant)
  • Bali (7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok (7.500.000 IDR / participant)
  • Batam (7.500.000 IDR / participant)

Catatan

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal DUA participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training

  • Modul / Handout Training Surveilans Kesehatan Pekerja
  • Flashdisk
  • Sertifikat Training Surveilans Kesehatan Pekerja
  • FREE Bag or Backpack
  • Training Kit (Dokumentasi Photo, Blocknote, ATK, dll.)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch
  • FREE Souvenir
  • Training Room Full AC and Multimedia
  • City Tour (Optional)

FAQ tentang Infotraining Jakarta

Q : Apakah ada jumlah minimal peserta Pelatihan Surveilans Kesehatan Pekerja?
A :  Tidak ada, jumlah peserta pelatihan bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien.

Q : Apakah jadwal Pelatihan Kesehatan Kerja bisa fleksibel mengikuti kebutuhan klien?
A : Ya, jadwal pelatihan dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan atau peserta.

Q : Apakah Infotraining Jakarta bisa menyelenggarakan In House Training (IHT) di perusahaan klien?
A : Bisa, Infotraining Jakarta menyediakan program IHT yang dilaksanakan langsung di perusahaan sesuai kebutuhan.

Have questions in mind? let us help you.

Subscription Form